Amonia adalah senyawa berbahaya yang dihasilkan dari sisa pakan, kotoran ikan. Amonia sangat berbahaya bagi ikan karna bisa merusak insang dan fatalnya bisa mematikan. Sehingga perlu di kelola dengan bakteri pengurai untuk menjaga kualitas air yang bagus dan pastinya aman bagi ikan.
Berikut penjelasan amonia secara jelas dan ringkas:
1. Meracuni Ikan
- Amonia bisa merusak insang, sehingga ikan sulit untuk bernafas
- Ikan megap-megap di permukaan aquarium
2. Merusak Organ Dalam Ikan
- Amonia bisa merusak organ dalam pada ikan seperti hati, ginjal dan sistem saraf
- Amonia kadar tinggi hal fatalnya bisa menyebabkan ikan mati mendadak
3. Menurunkan Daya Tahan Tubuh Ikan
- Ikan jadi mudah terserang penyakit seperti jamur, bakteri dan parasit
4. Memperlambat Pertumbuhan Ikan
- Tubuh ikan akan lemas, stres serta tidak nafsu untuk makan
- Pertumbuhan ikan terhambat (Terutama untuk benih ikan)
5. Membuat Ikan Stres
- Stres berkepanjangan membuat ikan bisa mati mendadak meski kadar amonia tidak ekstrim
Cara Mengatasi & Mencegah Amonia:
- Ganti air cukup 20-30% (segera jika darurat)
- Beri makan secukupnya
- Jangan overpopulasi
- Pastikan filtrasi biologis bekerja
- Tambahkan bakteri nitrifikasi
- Gunakan amonia remover
Amonia merupakan salah satu ancaman terbesar dalam aquarium. Meski air terlihat jernih, kadar amonia yang tinggi dapat menyebabkan ikan stres, terkena penyakit bahkan fatalnya sampai mati mendadak. Oleh karena itu, pemahaman sumber amonia serta cara mengatasi amonia sangat penting bagi para penghobi ikan. Dengan perawatan yang tepat, media filter bekerja dengan baik, dan pengelolaan kualitas air secara rutin, bahaya amonia dapat dicegah sehingga aquarium tetap sehat dan stabil dan pastinya aman bagi semua penghuni aquarium.