Peacock Bass sering dianggap sebagai ikan predator “kelas atas”. Coraknya cantik, gerakannya agresif, dan insting berburu yang kuat membuat ikan ini terlihat sangat dominan di aquarium. Namun di balik tampilannya yang memikat, Peacock Bass adalah ikan yang tidak ramah untuk pemula.
Tanpa sistem aquarium yang matang dan ruang yang memadai, Peacock Bass justru rentan stres dan gagal tumbuh optimal.
Mengenal Ikan Peacock Bass
Peacock Bass berasal dari Amerika Selatan dan termasuk genus Cichla. Meski sering disebut “bass”, ikan ini masih satu keluarga dengan cichlid.
Ciri khas utama:
- Tubuh panjgan dan atletis
- Corak totol dan garis mencolok
- Mata ekor (eye spot) khas
- Predator aktif dan cepat
Peacock Bass terkenal sangat responsif terhadap lingkungan.
Jenis-Jenis Peacock Bass yang Umum Dipelihara
1. Peacock Bass Monoculus
- Paling umum di pasaran
- Warna hijau kekuningan
- Tumbuh besar dengan cepat
2. Peacock Bass Orinocensis
- Corak lebih kontras
- Karakter agresif
- Cocok untuk tank besar
3. Peacock Bass Kelberi
- Warna kuning cerah
- Favorit display aquarium
- Butuh kualitas air stabil
karakter Ikan Peacock Bass
Peacock Bass memiliki karakter:
- Predator aktif
- Sangat agresif saat makan
- Teritorial
- Cepat stres di aquarium kecil
- Responsif terhadap pergerakan
Ikan ini bukan tipe “diam”, tapi selalu bergerak dan berburu.
Tantangan Memelihara Peacock Bass
1. Butuh Aquarium Sangat Besar
Peacock Bass dewasa bisa mencapai:
- 50-70 cm
Aquarium kecil akan menyebabkan
- Stres Kronis
- Pertumbuhan terhambat Agresivitas berlebih
📌Minimum realistis: Aquarium panjang, bukan tinggi.
2. Sistem Filtrasi Harus Kuat
Sebagai predator:
- Produksi kotoran tinggi
- Beban biologis besar
Tanpa sistem matang:
- Amonia cepat naik
- Air cepat keruh
- Ikan rentan drop
3. Mudah Stres di Aquarium Baru
Peacock Bass sangat sensitif terhadap:
- Fluktasi air
- Aquarium belum cycling
- Lingkungan terlalu ramai
Banyak kasus Peacock Bass:
- Diam di pojok
- Tidak mau makan
- Warna memudar
4. Tidak Cocok Dicampur Sembarangan
Peacock Bass:
- Akan mengejar ikan kecil
- Bisa melukai ikan lambat
- Dominan saat feeding
Tankmate harus:
- Seukuran
- Gesit
- Tahan tekanan
Peacock Bass Cocok Dicampur dengan Apa?
Relatif aman (dengan syarat):
- Oscar besar
- Catfish besar
- Arowana (tank super besar)
❌ Tidak cocok:
- Ikan kecil
- Ikan jinak
- Aquarium komunitas
Aquarium Ideal untuk Peacock Bass
Rekomendasi setup:
- Aquarium panjang & luas
- Filter biologis besar
- Aqrus stabil (tidak ekstrem)
- Dekorasi minimal
- Area berenang terbuka
Peacok Bass lebih menghargai ruang gerak daripada dekorasi.
Peacock Bass vs Predator Lain
Jika dibandingkan:
- Lebih aktif dari Oscar
- Lebih agresif dari Severum
- Lebih lincah dari Channa
- Lebih sensitif dari Palmas
Peacock bass adalah predator visual dan pergerakan.
Kapan Peacock Bass Layak Dipelihara?
Peacock Bass cocok jika:
- Aquarium sudah matang
- Ukuran tank mencukupi
- Penghobi paham sistem biologis
- Siap upgrade tank
Jika tidak, Peacock bass akan lebih sering bermasalah daripada tampil maksimal.
Kesimpulan
Peacock Bass adalah ikan predator yang indah, agresif, dan sangat aktif. Namun keindahannya hanya akan keluar jika didiukung aquarium besar, sistem matang, dan perawatan konsisten.
Peacock Bass bukan sekadar ikan besar, tapi ujian kualitas sistem aquarium.