Axolotl sering terlihat lucu dan menggemaskan, tapi banyak orang tidak tahu bahwa hewan air satu ini cukup sensitif dan tidak cocok untuk pemula aquarium. Sebelum memelihara axolotl, ada beberapa hal penting yang wajib dipahami.
Apa Itu Axolotl?
Axolotl adalah salamander air yang berasal dari Meksiko. Berbeda dari ikan, axolotl:
- Tidak bersisik
- Bernapas dengan insang luar
- Tetap hidup di air seumur hidup
Inilah yang membaut perawatannya sangat berbeda dari ikan hias biasa.
1. Axolotl Sangat Sensitif terhadap Suhu
Axolotl idealnya hidup di suhu:
- 16-20°C
- Tidak tahan air hangat
Suhu terlalu tinggi bisa menyebabkan:
- Stres
- Nafsu makan turun
- Infeksi jamur
2. Kualitas Air Harus Stabil
Axolotl:
- Sangat sensitif terhadap amonia
- Tidak tahan air kotor
- Membutuhkan aquarium yang sudah mature
Aquarium baru = risiko tinggi.
3. Pola Makan Tidak Boleh Sembarangan
Makanan axolotl:
- Cacing (earthworm)
- Pelet khusus axolotl
❌ Tidak cocok diberi pakan ikan biasa.
4. Tidak Bisa Dicampur dengan Ikan
AxolotlL:
- Bisa memakan ikan kecil
- Bisa terluka oleh ikan agresif
- Mudah stres jika tidak sendirian
Tank khusus adalah wajib.
5. Bukan Hewan “Pegang & Pamer”
Axolotl:
- Tidak boleh sering dipegang
- Kulitnya sangat sensitif
- Lebih cocok untuk obeservasi, bukan interaksi
Cocok untuk Siapa?
Axolotl cocok untuk:
✔ Penghobi berpengalaman
✔ Punya aquarium khusus
✔ Siap kontrol suhu & kualitas air
❌ Tidak cocok untuk pemula total.
Kesimpulan
Axolotl memang unik dan menarik, tapi bukan hewan air yang mudah dipelihara. Tanpa persiapan maatang, risikonya tinggi.
Kalau mau naik level dari ikan hias bisa, axolotl bisa jadi tantangan baru, tapi bukan untuk coba coba.